Pertemuan dan Presentasi Ilmiah (PPI) KIM ke-44 Penguatan Infrastruktur Metrologi untuk Menjamin Kualitas Layanan Kesehatan

PPI-KIM ke 44

PPI-KIM ke 44

Pertemuan dan Presentasi Ilmiah (PPI) KIM merupakan agenda kegiatan tahunan yang dilakukan secara rutin dimana penyelenggaraan kali ini memasuki yang ke-44. Kegiatan ini merupakan ajang pertemuan antara para peneliti Pusat Penelitian Metrologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (Puslit. Metrologi-LIPI) dengan stake holder dalam rangka mensosialisasikan hasil penelitian dan pengembangan terkini dibidang metrologi. Pada tahun 2018 ini, kegiatan PPI KIM ke-44 diselenggarakan selama 2 hari yakni pada tanggal 07 – 08 Mei 2018 di Hotel Grand Sahid Jakarta dengan tema “Penguatan Infrastruktur Metrologi untuk Menjamin Kualitas Layanan Kesehatan”.

Salah satu bagian dari Kualitas Layanan Kesehatan adalah pendiagnosaan penyakit pasien dengan tepat. Ketepatan diagnosa penyakit pasien dapat didapatkan apabila pengukuran/pengujian dilakukan dengan benar. Pengukuran/pengujian yang dilakukan haruslah menggunakan alat ukur kesehatan yang terkalibrasi. Syarat terkalibrasinya alat ukur kesehatan tertuang di dalam Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.

Metrologi sebagai salah satu pilar dalam Infrastruktur Mutu Nasional disamping standardisasi dan penilaian kesesuaian, memiliki peran yang mendasar terhadap Jaminan Kualitas Layanan Kesehatan. Tanpa adanya ketertelusuran alat ukur kesehatan ke Sistem Internasional (SI) dapat berakibat pada interpretasi hasil pengukuran/pengujian yang keliru karena ketiadaan jaminan kebenaran dari pengukuran/pengujian yang dilakukan.

Sebagai Lembaga Metrologi Nasional di Indonesia, Puslit. Metrologi-LIPI bertugas untuk menyediakan jaminan ketertelusuran bagi peralatan ukur yang terdapat di penjuru nusantara, termasuk dalam hal ini untuk peralatan ukur kesehatan sehingga tercipta saling keberterimaan hasil pengukuran dan saling pengakuan diantara berbagai pihak baik secara nasional maupun internasional. Pengakuan internasional dibuktikan dengan masuknya Calibration Measurement Capabilities (CMC) pada appendix C-CIPM MRA. Pada bulan April tahun 2018 sebanyak 24 CMC baru menambah daftar pengakuan internasional. Kemampuan pengukuran tersebut merupakan kemampuan pengukuran/kalibrasi suhu level industri untuk rentang ukur -30 °C hingga 400 °C. Sementara itu, kegiatan pengujian/pengukuran suhu yang dilakukan oleh lembaga medis mayoritas berada pada rentang tersebut, dengan demikian CMC baru ini mampu mendukung peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan.

Kegiatan PPI KIM ke-44 ini diikuti oleh 400 orang peserta, dengan 200 orang peserta diantaranya mengikuti kegiatan loka karya pengelolaan laboratorium kalibrasi dan pengujian berdasarkan SNI ISO/IEC 17025:2017. Pembicara tamu pada kegiatan ini adalah Dr. Jong-Seon Park yang merupakan Technical Committee for Quality System – Asia Pacific Metrology Programme (TCQS-APMP) dari Korea Research Institute of Standards and Science (KRISS) – South Korea dan Dr. Susanne Picard yang merupakan KCDB Coordinator/Executive Secretary CCT. Pemaparan makalah ilmiah dilakukan secara oral maupun poster dengan tujuan untuk memberikan transfer ilmu pengetahuan tentang kemetrologian antar peneliti yang berkecimpung di bidang metrologi, instrumentasi pengukuran dan standardisasi. Sebagai rangkaian kegiatan, pada kegiatan PPI KIM ke-44 kali ini diadakan kompetisi penulisan essai metrologi untuk tingkat perguruan tinggi yang diharapkan dapat menambah wawasan pemahaman tentang metrologi di kalangan akademisi. Selain itu diadakan pula kegiatan pojok metrologi yang berisi kegiatan diskusi dan tanya jawab antara para peserta undangan dengan para pakar-pakar di bidang metrologi. Kegiatan pojok metrologi ini bertujuan untuk mencari solusi dari permasalahan pada pengelolaan laboratorium kalibrasi dan laboratorium pengujian.